Selasa, 23 April 2013

Cukup tahu.

    Memang sulit untuk menebak jalan cerita dalam kehidupan nyata. Kadang cerita cinta memiliki alur yang sama. Apalagi masa masa sekolah. Makannya cinta dimasa masa itu seringkali disebut cinta monyet, yang belum tentu kesetiaannya itu murni. Tapi tak sedikit anak sekolahan yang ingin mencoba mencari tahu apa itu setia, kasih sayang, dan cinta. Karna masa masa sekolah itu masanya mencoba, ya mereka mencoba semua itu. Sebenarnya tanpa mereka harus mencari arti kesetiaan, kasih sayang, dan cinta dari mencoba hal hal itu mereka sudah menemukan artinya, saat mereka mencoba mereka pasti mengalami masa masa indah, bahagia, sedih, maupun cemburu. Tak sedikit dari mereka yang sering mengeluarkan air mata demi ingin tahu arti dari kata-kata tersebut. Arti setia? Kita tahu setia setelah kita benar-benar sayang terhadap seseorang dan memiliki rencana kedepannya untuk hubungan kita tapi dia tiba-tiba pergi meninggalkan kita, entah kenapa sudah lama kejadian perpisahan itu terjadi tetapi kita tetap perasaan kita sama walaupun kita tahu kita telah disakiti, ya itulah setia. Arti kasih sayang? Kasih sayang itu perasaan bukan? Perasaan itu tidak permanen bukan? Perasaan itu kadang bisa direkayasa saat kita mengungkapkannya lewat mulut, saat mulut mengeluarkan kata-kata yang membuat hati kita merasa nyaman bisa jadi mulut itu berbohong omongan itu cuma omong kosong, palsu, omongan sampah, jika kita benar-benar setia baru kita akan merasakan apa itu kasih sayang yang sebenarnya. Arti cinta? Yang aku tahu cinta itu abstrak tak bisa dilihat tapi hanya bisa dirasakan cinta itu berawal dari rasa simpati lalu timbul rasa kasih sayang yang melahirkan cinta. Cinta ini adalah sesuatu yang sangat vital menyangkut perasaan, hati, dan pikiran. Jika kita bermain-main dengan cinta, bukan tidak mungkin, malah mungkin saja kita akan melakukan hal yang sangat bodoh bahkan tidak masuk akal. Sampai mungkin kehilangan nyawa. Bodoh. Cinta itu semacam narkoba sekali kita mencoba kita bisa ketergantungan karna cinta. Bahaya. Jangan terlalu menjadikan semuanya itu makanan pokok dikehidupan kalian. Masih banyak hal positif yang bisa kalian lakuin dari pada mikirin pacaran. Kalau udah sakit hati. Siapa yang mau nolong? Orang lain? Mereka hanya ngasih semangat lewat omongan tanpa mereka tahu perasaan kita gimana. Cukup mencoba sekali. Cukup terjatuh sekali. Cukup teripu sekali. Cukup Tahu. Jadikan semuanya pelajaran untukmu sendiri.



-@PutryNadyaDG-

    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar